Diskusi dan Bedah Alislamiyah (Jihad bukan Teroris)
Berakhir dengan tumbuhnya cinta.....
Organisasi Santri Pondok Pesantren Universitas Islam Indonesia bekerjasama dengan DPPAI UII mengadakan sebuah acara Diskusi dan Bedah Al-islamiyah yang diselenggarakan di Gedung GKU Prof.Sardjito jl.kaliurang KM.14,5 sleman yogyakarta. acara bisa disimpulkan berjalan lancar dan sukses. apalagi kemeriahan penampilan tari saman dari sanggar Al-Fansaa PP UII Putri, Sungguh menakjubkan....
akan tetapi disisi lain kemeriahan itu seakan menjadi tidak terasa bagi seorang gadis yang sering menamakan dirinya sebagai wanita Tangguh, karena kehadiran sang sufisme modern sudah mengganjar dan membayar kelelahannya dari beberapa hari ini." Ia hadir seakan ingin menawarkan obat dari segala dahaga yang aku rasakan" gumamnya. betapa damai kemeja yang ia kenakan, lazuardinya langit seakan menghinggapi jasadnya dan ia titipkan padaku. seandainya bisa jujur, betapa hari itu adalah hari kebahagiaan yang tak akan pernah habis ditelan sejarah.
sore itu aku nyata menatap wajahnya yang penuh kedamaian, mendengar suaranya yang mendamaikan jiwa dan cukup membuatku merasa yakin, bahwa dialah malaikat berwujud manusia yang dikirim Tuhan untukku. ada satu catatan di sore itu, (19 januari 2013) bahwa tak ada lagi keraguan dariku padanya. ada cinta yang nyata tumbuh dan tak kan pernah aku mengizinkannya untuk tumbang. kau seakan seperti teroris yang telah berani menembak hatiku.
"Sufisme Modern- aku tau kau mengatakan "belum waktunya", tapi aku tak pernah menuntut pada tuhan agar kau yakin padaku, aku hanya meyakinkan-NYA bahwa aku selalu siap menantimu. betapa sungguh kesetiaan ini hanya terlihat pada gadis sepertiku. yang mungkin jarang kau akan menemukannya.andaikan kau bisa membaca catatan hati ini, sungguh terbaca semua isi hati gadis ini. Afiya- Fie
Berakhir dengan tumbuhnya cinta.....
Organisasi Santri Pondok Pesantren Universitas Islam Indonesia bekerjasama dengan DPPAI UII mengadakan sebuah acara Diskusi dan Bedah Al-islamiyah yang diselenggarakan di Gedung GKU Prof.Sardjito jl.kaliurang KM.14,5 sleman yogyakarta. acara bisa disimpulkan berjalan lancar dan sukses. apalagi kemeriahan penampilan tari saman dari sanggar Al-Fansaa PP UII Putri, Sungguh menakjubkan....
akan tetapi disisi lain kemeriahan itu seakan menjadi tidak terasa bagi seorang gadis yang sering menamakan dirinya sebagai wanita Tangguh, karena kehadiran sang sufisme modern sudah mengganjar dan membayar kelelahannya dari beberapa hari ini." Ia hadir seakan ingin menawarkan obat dari segala dahaga yang aku rasakan" gumamnya. betapa damai kemeja yang ia kenakan, lazuardinya langit seakan menghinggapi jasadnya dan ia titipkan padaku. seandainya bisa jujur, betapa hari itu adalah hari kebahagiaan yang tak akan pernah habis ditelan sejarah.
sore itu aku nyata menatap wajahnya yang penuh kedamaian, mendengar suaranya yang mendamaikan jiwa dan cukup membuatku merasa yakin, bahwa dialah malaikat berwujud manusia yang dikirim Tuhan untukku. ada satu catatan di sore itu, (19 januari 2013) bahwa tak ada lagi keraguan dariku padanya. ada cinta yang nyata tumbuh dan tak kan pernah aku mengizinkannya untuk tumbang. kau seakan seperti teroris yang telah berani menembak hatiku.
"Sufisme Modern- aku tau kau mengatakan "belum waktunya", tapi aku tak pernah menuntut pada tuhan agar kau yakin padaku, aku hanya meyakinkan-NYA bahwa aku selalu siap menantimu. betapa sungguh kesetiaan ini hanya terlihat pada gadis sepertiku. yang mungkin jarang kau akan menemukannya.andaikan kau bisa membaca catatan hati ini, sungguh terbaca semua isi hati gadis ini. Afiya- Fie
Tidak ada komentar:
Posting Komentar