Rabi'ul Awal (Pengalaman Bathin Seorang AFIYA....
malam itu semua bersenandung, mengawali malam malam dengan dendang merdu suara para penghuni sorga. kaum adam dan hawa memadu kebersamaan malam dengan memuji sang Nur Ciptaan Allah. Dia seorang laki- laki yang berparas tampan, berbudi pekerti luhur, dan bersikap jujur, betapa sungguh memang pantas jika ia menjadi sumbu pujian. Allahumma Sholli 'Alaa Muhammad........
Tapi malam itu pun banyak yang bercerita. bahwa ada banyak pengalaman pribadi yang dirasakan seiring dengan bulan lahirnya Muhammad Bin Abdullah ini. malam itu pula aku mengabarkan pada dunia,
" Kalau aku terjatuh pada sebuah habitat kehidupan berbeda, KOLAM IKAN LELE"
sungguh mengenaskan, dikala banyak kaum adam, ramainya suara alunan indah itu tak lagi menyadarkanku akan adanya, karena aq tak lagi sanggup menahan malu. disaat aku dalam keadaan santun, ta'dzim pamit mau pulang, rupanya ada salah satu temanq yang tak menyadari bahwa aq dibelakangya, hingga tak terelakkan, aq pun jatuh terpelanting dann tercebur kedalam kolam, dan ironinya hinnga memecahkan pot bunga........
Ironinya lagi " Didepan orang yang kita puja dan kita suka, sungguh malu dan memalukan"
semoga rasa malu dan sakitku menyadarkan kepeduliannya, amien.
Afiya- Fie (Berharap Rabi'ul Awal menjadi Awal Langkah memadu Cinta dengan Habibullah)
malam itu semua bersenandung, mengawali malam malam dengan dendang merdu suara para penghuni sorga. kaum adam dan hawa memadu kebersamaan malam dengan memuji sang Nur Ciptaan Allah. Dia seorang laki- laki yang berparas tampan, berbudi pekerti luhur, dan bersikap jujur, betapa sungguh memang pantas jika ia menjadi sumbu pujian. Allahumma Sholli 'Alaa Muhammad........
Tapi malam itu pun banyak yang bercerita. bahwa ada banyak pengalaman pribadi yang dirasakan seiring dengan bulan lahirnya Muhammad Bin Abdullah ini. malam itu pula aku mengabarkan pada dunia,
" Kalau aku terjatuh pada sebuah habitat kehidupan berbeda, KOLAM IKAN LELE"
sungguh mengenaskan, dikala banyak kaum adam, ramainya suara alunan indah itu tak lagi menyadarkanku akan adanya, karena aq tak lagi sanggup menahan malu. disaat aku dalam keadaan santun, ta'dzim pamit mau pulang, rupanya ada salah satu temanq yang tak menyadari bahwa aq dibelakangya, hingga tak terelakkan, aq pun jatuh terpelanting dann tercebur kedalam kolam, dan ironinya hinnga memecahkan pot bunga........
Ironinya lagi " Didepan orang yang kita puja dan kita suka, sungguh malu dan memalukan"
semoga rasa malu dan sakitku menyadarkan kepeduliannya, amien.
Afiya- Fie (Berharap Rabi'ul Awal menjadi Awal Langkah memadu Cinta dengan Habibullah)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar